perlengkapan umroh saat musim dingin

Perlengkapan umroh saat musim dingin tentunya membutuhkan perlengkapan yang khusus. Perku diketahui musim dingin di Arab Saudi berbeda dengan musim dingin di daerah kita. Perubahan suhu di Mekah biasanya cenderung sangat drastis. Saat musim panas suhu mencapai 50 derajat Celsius namun saat musim dingin tiba suhu bisa menjadi minus 10 derajat Celsius.

Maka biasanya dihimbau kepada masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umroh untuk menyesuaikan jadwal cuaca di arab Saudi namun sebagian orang yang sudah terlanjur menjadwalkan keberangkatannya walaupun saat musim dingin tiba, maka dibutuhkan beberapa persiapan dan perlengkapan umroh saat musim dingin .

Saat musim dingin, jamaah setibanya di bandara King Abdul Azis Jeddah langsung disambut dengan udara dingin yang berbeda sekali dengan Indonesia. Musim dingin Indonesia membawa udara yang sejuk dan segar, namun di Mekah musim dinginnya menghembuskan udara yang kering dan sangat kencang. Puncaknya saat menjelang pagi hari dan malam hari.

Berbagai Perlengkapan Umroh Saat Musim Dingin

  1. Perlengkapan ibadah

Walaupun saat menunaikan ibadah umroh di saat musim dingin, bukan berarti kita di sana hanya bersantai dan tidak melakukan apa-apa. Seperti niatan awal kita untuk beribadah maka apa pun kondisinya kita tetap harus konsisten dengan niatan kita. Anggap saja ini sebagai ujian dalam beribadah.

Walaupun kita konsentrasi ke musim dingin bukan berarti kita melupakan perlengkapan wajib saat beribadah di sana. Daftar pakaian yang kita gunakan untuk beribadah pun harus disiapkan sejak awal.

Seperti mukena, baju gamis, sandal, kain ihram, jilbab, pakaian dalam, pakaian tidur untuk jamaah wanita maupun baju kokoh, kain ihram, untuk jamaah laki-laki, tetap menjadi daftar perlengkapan utama yang harus disiapkan. Seperti alquran, masker hidung, tas, sandal, buku catatan juga jangan sampai tertinggal.

  1. Perlengkapan musim dingin

Perlengkapan umroh saat musim dingin tentunya yang paling penting adalah perlengkapan saat hujan. Seperti jaket mantel yang tebal, kaos kaki, syal, dan juga penutup kepala. Musim dingin di sana yang tergolong ekstrem harus disiasati dengan perlengkapan yang memadai.

Jaket yang dibawa pun bukan seperti jaket yang dikenakan saat musim hujan di sini, namun jaket yang benar-benar tebal seperti mantel.

  1. Kesehatan

Untuk menghadapi perbedaan cuaca yang begitu signifikan persiapan yang paling utama adalah kesehatan. Sebelum berangkat umroh biasanya kita dijadwalkan untuk cek kesehatan lengkap. Hal ini untuk mengetahui apakah fisik kita mampu atau tidak menjalankan ibadah umroh.

Kalau memang dokter tidak merekomendasikan untuk berangkat sebaiknya tidak memaksakan kondisi, mengingat perjalanan umroh itu cukup berat apalagi saat berangkat di musim dingin. Jangan sampai saat pulang beribadah kita justru jatuh sakit.

Apabila dokter sudah merekomendasikan untuk berangkat, namun kita perlu mempersiapkan obat-obatan khusus saat di sana. Obat apa yang biasa kita konsumsi dan dibolehkan oleh dokter. Obat-obatan ini jangan sampai tertinggal karena apabila kita di sana jatuh sakit pasti akan merepotkan jamaah yang lain.

Perlengkapan umroh saat musim dingin yang khusus adalah pelembap bibir dan kulit. Musim dingin di Mekah membawa udara yang kering. Ini menyebabkan kulit kering dan bibir pecah-pecah. Usahakan membawa pelembap untuk mengurangi perih di kulit yang bermasalah dan juga untuk menghindari sakit yang lebih parah.

Leave a Comment